Minggu, Agustus 03, 2003

Katakan Padaku, Lelaki

Aku adalah perempuan sepi melukisi diri dengan benteng keangkuhan berharap ada kekuatan di dalamnya tapi tak kutemu selain kerapuhan

Tercabutlah sukma dari orbitnya hingga telanjang ia mengangkangi aorta kosmos –kesadaran berhamburan- kemana kiranya ia kan pergi? menujumukah duhai lelaki

Mengapa benteng itu membungkamku tuk sekedar berkata cinta? lelaki, sungguh aku tak mengerti telahkah aku kehilangannya

Lelaki, katakan padaku di mana klimaks dari segala klimaks hingga terhenti kaki di pintunya terketuk jemari tak lagi sembunyi

Katakan di mana tapal batas cinta hingga kuasa sukma menelusup bersatu dalam tauhid jihad. Kemenangan

Tidak ada komentar: