Dinyalakan-Nya



Tak ada mengapa bagi cinta. Diterbitkan dalam dada kita,
kehendak-Nya semata, dinyalakan-Nya dalam hati kita, sebagai cinta.

Demikianlah Ia mencintai kita. Dinyalakan api cinta.
Demikian lambat atau demikian cepat. Kehendak-Nya-lah.

Kehendak-Nya. Semata

Komentar

Total Tayangan Halaman

Google+ Followers

Pengikut

Postingan populer dari blog ini

Puisi-Puisi Cinta di Blog Puisi Cinta Kita

Leburlah: Aku Mencintaimu!