Selasa, Desember 31, 2002

Dinyalakan-Nya



Tak ada mengapa bagi cinta. Diterbitkan dalam dada kita,
kehendak-Nya semata, dinyalakan-Nya dalam hati kita, sebagai cinta.

Demikianlah Ia mencintai kita. Dinyalakan api cinta.
Demikian lambat atau demikian cepat. Kehendak-Nya-lah.

Kehendak-Nya. Semata

Tidak ada komentar: