Langsung ke konten utama
Dan Lagi

apa kabar. aku jatuh cinta lagi. dan lagi. dan lagi. kepadamu. berulangkali.



Ada

ada yang menggelincir pada mula fajar mungkin airmata yang mengalir mencari muara

ada yang meluncur pada mula fajar mungkin doa yang mengetuk pintu langit sebagai pinta bagi cinta kita yang terjaga


Mimpi


lesat dari mimpinya
yang menggurat dengan telunjuk pada bayang bayang

mungkin matanya yang berbinar cahaya
karena airmata

ingin membuka pintu langit
dengan cintanya yang tak terhingga



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dinyalakan-Nya

Tak ada mengapa bagi cinta. Diterbitkan dalam dada kita, kehendak-Nya semata, dinyalakan-Nya dalam hati kita, sebagai cinta. Demikianlah Ia mencintai kita. Dinyalakan api cinta. Demikian lambat atau demikian cepat. Kehendak-Nya-lah. Kehendak-Nya. Semata

LENGKUNG MIMPI

Dan kanak-kanak bergelayut di alismu. Lengkung mimpi. Kau dengar kekeh tawa mereka. Beterjunan ke jernih matamu. Telaga rinduku. O kanak-kanak yang riang. Meluncur dengan derai tawa. Dan kanak-kanak menemu senyummu. Lengkung mimpi. Kau dengar kekeh tawa mereka. Meluncur di bibirmu. O kanak-kanak yang riang. Menemu cintamu!

Kudekap Engkau

kudekap engkau kudekap dalam pelukku hingga terasa detak dalam dadaku dalam dadamu sebagai waktu yang terus gemuruh memanggil jiwaku jiwamu bersatu dalam lautan cahaya cintanya o cahaya maha cahaya yang melimpahlimpah cahayanya hingga lebur kita dalam lautan cahaya-nya Malang, 3 Oktober 2003