MENANGKAP EMBUN

embun mengayun dari kelopak berserak membasah telapak. tak dia meresap dalam senyap yang ku bingkiskan dalam lamunan. mengintai jatuh dalam peluk retak bebatuan. demikian dingin

hingga ingin pula ku cumbui angin agar dapat aku menyerpih menjadi bagiannya. mungkinkah?



Komentar

Total Tayangan Halaman

Google+ Followers

Pengikut

Postingan populer dari blog ini

Puisi-Puisi Cinta di Blog Puisi Cinta Kita

Leburlah: Aku Mencintaimu!