Langsung ke konten utama
NAFAS DZIKIR

bersetubuhlah bersama udara menerbang sesayap helai
nafasmu mendispersikan ribuan warna pelangi. surga

bernyanyilah bersama ribuan molekul bergumul rindu tak
henti-henti mencari sejati.hingga

di titik inilah kan kau serap produk ekstraksi dari
ribuan anomali ribuan basa-basi.hingga

teguklah sebiji inti sarinya bermesra cinta. purba

berdzikirlah setiap sudut sendi raga hati jiwa ruh
mendawamkan senandung kemahasempurnaan penciptaan.
keseimbangan-keseimbangan rahasia yang kan kau nikmati
dalam tiap seduh teh keingintahuanmu.hingga

bacalah ribuan kemahabesaran tak terkata tak terpeta.hingga
tak henti bibirmu mengeja kata:syukur



DIAM

sisakan sedetik saja waktu menatap hening daun diam. meredam gaduh yang mengaduh dari bilik-bilik kosong jiwa.
temuilah syairnya mengejewantah pasrah pada angin yang meniup ruh kebahagiaan.



HIDUP BUKANLAH PENDERITAAN

tuliskan harmoni keberadaan dan ketiadaan dalam simphoni hati. hingga dapat kau lukis pula disitu anggunnya dalam kanvas nafas cinta.

(diamlah sejenak)




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dinyalakan-Nya

Tak ada mengapa bagi cinta. Diterbitkan dalam dada kita, kehendak-Nya semata, dinyalakan-Nya dalam hati kita, sebagai cinta. Demikianlah Ia mencintai kita. Dinyalakan api cinta. Demikian lambat atau demikian cepat. Kehendak-Nya-lah. Kehendak-Nya. Semata

Lelaki Berpuisi

Lelaki berpuisi, ketika awan begitu hitam membayangi sepi Dari jauh aku mengintai ia Satu satu air mata langit jatuh kebumi, lelaki terus berpuisi Berpuisi merajuk mata hati Ingin berlari, sembunyi Tak kuasa Inikah cinta? bibir pun tak lagi berkata Karena berdiam di sisinya, telah terkata: Cinta Kunthi Hastorini http://puisicintakita.blogspot.com

LENGKUNG MIMPI

Dan kanak-kanak bergelayut di alismu. Lengkung mimpi. Kau dengar kekeh tawa mereka. Beterjunan ke jernih matamu. Telaga rinduku. O kanak-kanak yang riang. Meluncur dengan derai tawa. Dan kanak-kanak menemu senyummu. Lengkung mimpi. Kau dengar kekeh tawa mereka. Meluncur di bibirmu. O kanak-kanak yang riang. Menemu cintamu!