DAN KITA MEMBACA ALIFBATA KEHIDUPAN

dan kita membaca alifbata kehidupan, sebagai ayat yang terbuka untuk
ditafsirkan. terbata kita mengeja huruf demi huruf akankah khatam di tepi
usia. di ujung waktu.

dan kita membaca alifbata, sebagai ayat yang diturunkan dari lauh mahfudh,
dengan debar di dada, mengeja huruf demi huruf, sebagai peta, menuju rumah
yang telah ditinggalkan lama, menuju senyum-Nya yang dirindu

dan kita membaca alifbata, dari mata kanak-kanak kita, yang menderaskan
dengan bening jiwa

Komentar

Total Tayangan Halaman

Google+ Followers

Pengikut

Postingan populer dari blog ini

Puisi-Puisi Cinta di Blog Puisi Cinta Kita

Leburlah: Aku Mencintaimu!