Menatap Senja



menatap senja, demikian jingga. seperti kubisikkan di telingamu tentang sebuah cerita di suatu ketika. seorang pecinta mencari cinta, pada sebuah peta. tak ditemu jua, demikian letih berjelaga, demikian sakit berderit- derit. tak ditemu.

gelisah meresah, melungkrah darah lelah. tatkala cemburu memburu beradu. tak ditemu.

seperti kubisikkan di dadamu. seorang pecinta menyerah pasrah. sebulir bening memapah gerah. pada suatu senja, pada sebuah dekap, pada sebuah senyap. pada.

hingga, seusap tangan menyapa. papah resah dari bilik mata. demikian cinta tiba selaksa. tanpa kata. tanpa.

di ujung senja, di sebalik tabir terbuka cahaya cinta. duhai! kiranya telah ditemu rindu. cahaya di atas cahaya. demi Allah yang merindu! demi Allah! demi.

menatap senja, demikian jingga. seperti lambai tertuju bagimu.



Komentar

Total Tayangan Halaman

Google+ Followers

Pengikut

Postingan populer dari blog ini

Puisi-Puisi Cinta di Blog Puisi Cinta Kita

Leburlah: Aku Mencintaimu!