Karena Cinta

Lalu kau ceritakan tentang derita. Menyetubuhi hidup. Lewat dusta dan petaka.

Tapi itu bukan cinta, sayang. Karena cinta adalah dirimu, diri kita, serta mereka yang mengada. Menghadir sejak dulu kala. Sejak dihembus ke dalam dada.

Cinta mencahaya. Mengingatkan wajah mula-mula: Cahaya maha cahaya. Dan kita merindukannya.

Cahaya demi cahaya melesat. Mengalir dalam waktu. Memuara ke lautan cahaya.

O, cinta maha cinta, mula dan akhir kata!

Depok, 2002

Komentar

Total Tayangan Halaman

Google+ Followers

Pengikut

Postingan populer dari blog ini

Puisi-Puisi Cinta di Blog Puisi Cinta Kita

Leburlah: Aku Mencintaimu!