Selasa, Desember 31, 2002

DI SEBUAH KEDAI COKLAT

Harum rempah-rempah. Dalam secangkir coklat. Hangatnya mengusir dingin. Udara sehabis hujan seharian.
Dalam gigilku sendirian. Mengingat wajahmu. Mengingat derai tawa manjamu. Dalam remang cahaya. Aku mulai menulis: coklat….

Secangkir coklat hangat. Di kala aku merindukan dirimu. Tatap dan senyummu membayang. Di pelupuk mata berduyun kenangan. Diputar demikian manis. Demikian hangat. Menelusur ke dalam dadaku.

Depok, 2002

Tidak ada komentar: