Doa Dalam Dada Kekasih

doa dalam dada kekasih
detaknya mengetuk-ngetuk langit

cahaya melintasi jarak waktu

harap menjelma jadi
penuhi janji kehendak

dengarlah detak dalam dadaku:

kehidupan yang akan terus kau dengar
serukan cinta dan rindu berulangkali

dari sunyi diri sendiri

sesungai senyap dibingkiskan kepadamu
sebagai ketulusan memberi

begitu juga ketulusan menerima

mengalir riwayat manusia
ke muara akhirnya

ke mula asalnya

Depok, 11 September 2002

Komentar

Total Tayangan Halaman

Google+ Followers

Pengikut

Postingan populer dari blog ini

Puisi-Puisi Cinta di Blog Puisi Cinta Kita

Leburlah: Aku Mencintaimu!