SEPERTI KEMARAU KAU RASA
seperti terasa kemarau, katamu. sedang embun-embun menggayut di gemawan. langit putih. hujan mencurahkan rindu cintanya. mencurah deras. membasah daun-daun. membasah tanah. mengalir air mengalir hingga sampai arah tuju.
tapi masih terasa kemarau, katamu. tak kutahu, mungkin demikian terik matahari. di dalam dadamu, kekasihku.
Mei, 2003
O MATA KANAK YANG BINAR
o mata kanak yang binar, ke mana cahayamu? tak ada tawa tergelak. mungkin dunia telah menyihirmu menjadi orang dewasa. yang kehilangan dunia mimpi. seperti peter pan dan alice yang diculik dari wonderland. dicampakkan di hiruk pikuk nyata dunia. dunia nyatamu. seperti juga adam dan hawa yang terlontar ke dunia. dari suka ria surga. dari derai tawa. o dunia menyihirmu menjadi orang yang kehilangan cahaya. peristiwa demi peristiwa memusar dalam benak kepala. memusing pusing di dalam diri. hingga tatapmu kosong hampa memandang udara. tak ada binar kutemu dalam mata. tak ada. ke mana pe...