Langsung ke konten utama
TAK TERKATA

:nanang suryadi

sepasang sayap merayap dalam hitam malam

membumbung ingin menyentuh bilik hati

sepotong rasa

tak terkata



KU TEMUKAN

Radikal bebas berhamburan memenuhi orbital keinginan

Lembar demi lembar tingkat energi telah terlampaui

Mencari sepadan

Terkelupas helai demi helai

Menelanjangi mimpi menelanjangi nyeri

Berbagi

Tinggal sebiji

Lebur

(ku temukan)



ISAK SEMALAM

:nanang suryadi


ingin menjemput bintang agar berdentang ia pada saat malam meredam letihmu letihku dalam isak semalam. Hingga terbangun aku terbangun kamu menyentuh angin menitip salam kerinduan keniscayaan. Hingga kan dikatakan kekanakan aku menangisi sesuatu tak perlu ditangisi.

Tapi,

Ia begitu nyeri menelusup di sekuyup bibirku mengeja kata:

aku tak mau kehilanganmu, cintaku



PUASA

:nanang suryadi


1.

ada yang menggeliat-geliat dihempas dedaun mencium aroma mimpi. Pertapa

Menyelinap sunyi diantara mantra tiba selaksa. Kepompong

Berdiam meredam segala ingin segala ambisi menjadi

Waktu membawa kabar membawa debar. Penantian

Akan sampai tuju

Menitik waktu berdetik. Tik tak tik tak

Memecah desah pada pasrah tengadah

(Tik.Lamban waktu lamban berhamburan.Tak.Sunyi waktu sunyi mencari tepi)

2.

Metamorfosis

3.

tersobek hijab hira tiba selaksa. Derita

berderit-derit sakit minta cahaya. Pintu

akan tiba akan muara. Hingga menitik ghirah:

kemenangan


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dinyalakan-Nya

Tak ada mengapa bagi cinta. Diterbitkan dalam dada kita, kehendak-Nya semata, dinyalakan-Nya dalam hati kita, sebagai cinta. Demikianlah Ia mencintai kita. Dinyalakan api cinta. Demikian lambat atau demikian cepat. Kehendak-Nya-lah. Kehendak-Nya. Semata

LENGKUNG MIMPI

Dan kanak-kanak bergelayut di alismu. Lengkung mimpi. Kau dengar kekeh tawa mereka. Beterjunan ke jernih matamu. Telaga rinduku. O kanak-kanak yang riang. Meluncur dengan derai tawa. Dan kanak-kanak menemu senyummu. Lengkung mimpi. Kau dengar kekeh tawa mereka. Meluncur di bibirmu. O kanak-kanak yang riang. Menemu cintamu!
SEPERTI KULIHAT CINTA DI MATANYA seperti kulihat cinta di matanya berkata.kata siapa cinta tak ada. dia ada dalam tiada. tiada dalam ada. sebab ia ada dan tiada itu sendiri. bagaimana kita memaknainya. seperti kulihat binar di matanya bicara. kata siapa cinta itu dusta. sebagaimana perjumpaan ruh di pelaminan jiwa. saling mengenal dan berbincang. mesra. kau aku dia semua adalah cinta. kau aku dia semua adalah dusta. bagaimana kita memaknainya. cinta!